Bab 25

1076 Words

James terbangun saat mendengar pintu kamarnya diketuk. James mengerang pelan karena tubuhnya terasa lelah. pergumulan panas yang terjadi sampai tiga kali itu cukup menguras energi. James meraih celana, lalu memakainya. James membuka pintu. Ternyata pegawai hotel yang mengirimkan sarapan beserta beberapa paper bag. Setelah memberi tips dan mengucapkan terima kasih, James mengunci kembali. Niatnya yang ingin tidur kembali diurungkan saat mencium bau makanan. Ia kelaparan, sebab di pesta semalam ia hanya makan sedikit. Terlalu banyak orang yang mengajaknya ngobrol. James menghempaskan tubuhnya pelan di atas tubuh Riri. Mengusap pipinya pelan. "Sayang... bangun!" "hmmm." Seperti biasa hanya bergumam. "Sarapan, yuk." James membangunkan Riri dengan sedikit memaksa. Riri menguap dan melangka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD