Lisy masih mengingat dengan jelas wajah Asia yang bertemu tempo hari di depan museum dengan Luby, si lelaki aneh itu. "Kau, kerja di sini? Bukankah ...." Lisy bertanya penuh heran. Tatapannya tertuju pada seragam yang lelaki beralis tebal itu kenakan. "Kau, teman lelaki aneh itu, kan?" lanjut Lisy. "Luby maksudmu?" Si alis tebal memastikan. "Ah, ya. Namanya Luby--Laki-laki Ular Berbisa." Lisy membuat kepanjangan sendiri atas nama lelaki yang tak disukainya itu. Oga teringat obrolan malam terakhir di restoran Nyonya Guterez dan penawaran Luby mengenai pekerjaan paruh waktu itu. 'Apakah ada kaitannya dengan gadis ini?' "Lisy, sebelum jam makan malam dimulai tolong persiapkan beberapa tambahan saus di Le Carpathia, ya." Chef Josh tiba-tiba muncul dan menghentikan percakapannya dengan

