"Hei El, lo mau kemana?" teriak Gina di koridor. Namun, Elsa tida menghiraukan teriakan Gina. Gina melepas heelsnya. Lalu berlari mengejar Elsa. Elsa duduk di kursi koridor yang sepi. Gina berhenti nafasnya ngos-ngosan. "Sumpah El, jalan lo cepat banget," ucap Gina. Elsa diam, pandangannya lurus ke depan. Gadis itu melamun. Gina mengerutkan keningnya. Gadis itu duduk di sebelah Elsa. Gina memutar bola matanya malas. "Lo kenapa?" Elsa diam, kedua bibirnya terbungkam. Yang ia rasakan hanya sesak di d**a. Dan air mata yang ingin membasahi kedua pipinya. "El, lo nangis?" ucap Gina menyadari sesuatu. "d**a gue sesak Gin," jawab Elsa dengan suara paraunya. "Lo sesek nafas? Asma lo kambuh?" ucap Gina panik. Elsa mendongak kearah Gina. "Yang punya asma Alisa bukan gue," jawab Elsa men

