Hari telah berganti malam. Kini Fania mendandani Karina dengan memakaikan gaun yang ia belikan beberapa hari yang lalu. Karina merasa ada yang aneh dengan sikap sahabatnya ini. Namun, entah kenapa malam ini dia berubah menjadi wanita yang penurut. Fania memerintahkan banyak hal, ia juga dengan cepat menurut saja tanpa protes sedikit pun. Padahal, biasanya Karina akan memberontak jika Fania merusuh seperti sekarang. Tapi kali ini, Karina bak bayi kecil yang menurut dengan ibunya yang sedang didandani. “Fan, emang ini acara apa sih?” tanya Karina lagi dengan penasaran. “Kan dah gue kata, Rin. Ini acara spesial, ntar juga lo tahu sendiri!” timpal Fania terkikik. “Tau ah, jawaban lo kaya gitu terus dari tadi!” Karina kini cemberut. Namun, Fania tidak memperdulikannya. Fania mengamb

