bc

HAVANA

book_age18+
5
FOLLOW
1K
READ
one-night stand
age gap
playboy
dominant
goodgirl
drama
straight
virgin
love at the first sight
affair
like
intro-logo
Blurb

AU X Fanfiction (Bae suzy/Jeon Jungkook)

Summary↘Kisah casanova Havana yang jatuh hati pada bahan taruhannya. Berawal dari permainan hingga menuntut keseriusan.

chap-preview
Free preview
1. A dare
Camila Cabello - Havana (recommend song) • •• ••• 8 jam perjalanan dari bandara Internasional Seoul menuju Havana, salah satu kota terbaik yang dimiliki negara Kuba. Disitu lah wanita cantik berusia 25 tahun itu akan menyelesaikan program master s2 nya, menjadi pengajar konseling di salah satu Universitas terkenal Havana. Ia hanya ingin menyelesaikan study tambahan enam bulan ke depan sebelum resmi menyandang gelar sarjana dan berikrar janji pernikahan dengan pria yang sudah menantinya di Seoul. Kim Seokjin, seorang bisnisman sukses yang ia kenal melalui perjodohan orang tua mereka. Tidak ada alasan yang membuat Suzy menolak saat beberapa kali pertemuan kencan. Jin oppa, Suzy lebih senang memanggilnya demikian. Dia tampan, mapan, juga berkepribadian baik. Meskipun selama sebulan proses perkenalan jelas pria tampan itu adalah tipikal workaholic. Tidak masalah sebab Suzy pun tipikal wanita kaku yang fokus pada kehidupan lurus dan tak gemar bersenang senang seperti wanita hits kebanyakan. Namun, hidup selalu penuh kejutan bukan? Ia bertemu pemuda lain hingga hidupnya mengalami perbelokan arah yang drastis. Jeon jungkook, lelaki muda yang digelari casanova kampus Havana. Handsome? jelas, fisiknya perpaduan dari pemuda polos nan manis yang terperangkap dalam tubuh atletis sempurna memanjakan mata. Rich? Jungkook lah pewaris hampir seluruh usaha yang berdiri di kota Havana. Ibunya asli wanita Korea yang menikah dengan pria Amerika dan kini menetap di Kuba. Namun keduanya benar-benar tipikal orang tua sibuk dengan dunia masing-masing, hanya menghadiahi Jungkook fasilitas mewah lantaran tidak dapat memberikan waktu dan perhatian. Jungkook tumbuh menjadi namja rebel, attitude lah yang belum ia miliki. Gemar bertindak sesuka hati dengan segala kekuasaannya. Hampir tiap ia malam mengadakan party terbuka di rumah megah miliknya. Playboy? yas, seluruh gadis Havana takluk dalam pesona seorang Jeon Jungkook. Sering berganti pasangan hanya dalam kurun waktu hitungan hari, paling betah sebulan ia menjalin hubungan. Hingga pertemuannya dengan seorang wanita spesial merubah telah banyak hal. ••• Memasuki musim panas saat ini, Jungkook dan kawan - kawannya para pemuda hits tengah bersantai di kantin kampus. Pagi ini jadwal kelas Mr.Chris, Dosen tua yang menurut nya membuat ngantuk. Berbanding terbalik jika Dosen wanita seksi dengan rok mini ketatnya yang mengajar, jelas saja lebih membuat antusias. Setidaknya mereka memiliki Namjoon yang bisa diandalkan pabila ada tugas dadakan. Kim Namjoon dengan predikat Mr.brain nya selalu jadi penolong untuk urusan pelajaran. Jam kedua untuk Mahasiswa pagi. Namjoon dan Yoongi memilih masuk kelas, mereka senior yang kini tengah memasuki semester akhir. Menyisakan Jungkook sibuk dengan games di smartphone dan Park Jimin yang tengah memutar blue film dari laptop hitam kesayangan. "Boy, tidak mau masuk? bukankah surat panggilan untuk orang tuamu sudah menumpuk. Waw, tidak ada yang bisa mengalahkan predikat mahasiswa paling disayang dosen konseling selain kamu." Jimin beralih mematikan laptop dan berbicara serius pada Jungkook. "Mck, take it easy. Dosen konseling itu terlalu mudah dirayu. Bukan masalah besar untuk ku." Ia berujar santai. "Fyi, Dosen konseling sudah diganti. Ku dengar kabar minggu kemarin saja 2 orang sudah di skors. Bahkan Mahasiswa jurusan lain kini sedang dihukum membersihkan toilet. Holly great, dia membuat kita seperti anak SMA saja. But yeah she's pretty even killer makanya anak lain mau saja diberi tugas menggelikan begitu." Iya, Jimin itu tahu segalanya gosip kampus terkini. "Really? that sounds interesting." Jungkook beralih menyeruput orange jus yang kini sudah berembun dihadapan. Ide menyenangkan terlintas di kepala Jimin, "Jung ,let's play a dare. Kamu masih ingat lamborghini gold milikku? Aku akan memberikannya padamu jika kamu berhasil mengencani Dosen itu." Jimin mencoba menantang Jungkook, ia tahu benar jika kawannya itu sangat menginginkan mobil limited edition tersebut. Sebenarnya bisa saja Jungkook membelinya, hanya saja ia kalah cepat dari Jimin terlebih edisinya terbatas hingga Jimin lah pemilik satu dari tiga mobil rare di seluruh dunia tersebut. Dare yang diberikan Jimin jelas menarik minatnya. "Tapi kalau gagal, kamu harus memperlihatkan padaku semua koleksi video pribadimu," tambah Jimin sembari menaik turunkan kedua alis. Jungkook dan Jimin sama gilanya, mereka pemuda yang kelebihan hormon. Jika Jimin sangat hobi menonton, maka Jungkook lebih suka mempraktekkan dan merekam kegiatannya bersama para gadis dan menjadikannya sebagai koleksi pribadi. Dia sangat rapi menyembunyikannya, tidak pernah dilihat siapapun. Namun Jimin tahu kebiasaan kawan nya tersebut. Begitu penasaran dengan permainan hebat Jungkook yang selalu sukses membuat para jejeran mantan nya menggila tak terima jika Jungkook sudah bosan dan pergi. Merasa percaya diri, ia dengan enteng mengiyakan dare tersebut. Disinilah Jungkook berakhir, berdiri nganga di ambang pintu ruang konseling dengan wanita cantik yang sukses menyita atensi di awal pertemuan. Si wanita itu hanya melirik sekilas pada Jungkook lewat ekor matanya yang tajam namun menawan. Kesan pertama yang sedikit mengecewakan mengingat reputasi Jungkook sebagai casanova mampu membuat wanita manapun meleleh dalam sekali pandang. Sayang sekali kali ini tidak bekerja. Jungkook mulai melangkah masuk ketika mendapat perintah. Hanya berupa kerlingan mata otoriter, wanita itu tengah menunjukkan kejelasan siapa yang berkuasa. Detak jantung nya terpompa cepat. Dia berusaha menetralkan diri. Asing mendapati hal tak lazim terjadi kala ia kesulitan memegang kendali d******i. Nervous lantaran aura yang dimiliki lawan jenisnya itu begitu kuat. Kembali berusaha mengingat dare dari Jimin serta hadiah yang sangat ia inginkan sebagai penyemangat. Harus sukses di langkah awal, memastikan pesonanya memang sebuah candu bagi para kaum hawa. Jungkook melirik ke samping, ada beberapa tangkai lily merah muda dalam vas di atas nakas pintu masuk. Diam-diam ia mengambil satu tangkai saat fokus si wanita sibuk dengan laptop di hadapan. Tadinya berencana melancarkan rayuan maut dengan sebuah bunga. Namun sayangnya kacau dalam sekejap kala mendengar ucapan sang dosen cantik. "Jauhkan itu dariku, aku alergi bunga. Buang saja!" Bae Suzy, dia baru saja memukul mundur Jungkook dengan alasan ajaib. Rencana Jungkook gagal di awal, nampaknya taruhan ini akan alot sekaligus memberi kesan berbeda dibanding kisah cintanya dengan para gadis lain. Meski demikian, bibir basahnya melengkung. Ia suka hal yang menantang, termasuk wanita dihadapan yang berani bersikap acuh padanya. — ⚫TBC⚫

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.2K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
41.1K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.0K
bc

TERNODA

read
199.0K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
65.4K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook