Aku tak mengira bahwa akan ada moment dimana aku akan bersenandung ria untuk diriku sendiri hanya karena apa yang sudah terjadi. Kesibukanku di dapur yang ada di kediaman Dira benar-benar sangat besar dan lengkap. Padahal kami bisa saja meminta pelayan untuk membuatkan makanan tapi aku lebih suka membuatnya sendiri. Entah mengapa diberi pelayanan oleh orang lain membuatku sungkan. Aku tidak terbiasa dilayani siapapun. Lebih pada kebiasaanku sehari-hari yang selalu mengupayakan segala hal untuk diriku dengan kekuatanku sendiri. Terlepas dari itu, kurasa aku terkena sebuah efek memabukan hanya karena tadi malam dan juga apa yang terjadi dipagi tadi sebelum mandi. Aku sedikit tersipu hanya dengan memikirkannya. Dan berkat pemikiran kotor itu lagi-lagi aku masih bisa merasakan sisa sisa dari

