Lemon

2350 Words

Aku hanya bisa mencengkram seprai disekelilingku ketika aku kembali mengeluarkan suaraku. Ini jelas memalukan, tapi aku tidak bisa menampik soal kepiawaian Dira memanjakanku. Kali ini dia tidak terburu-buru. caranya bermain lebih apik dan sungguh sangat sabar. Dia berhasil melelehkanku, bahkan lututku yang menekuk adalah sebuah pertanda tersendiri yang cukup jelas baginya bahwa aku cukup keranjingan atas ulahnya. Apalagi ketika dia menariknya sedikit. Membuatku harus menjerit kecil. Tanganku bahkan berupaya lebih untuk mendekatkan dirinya padaku. dia terlalu pandai. Dia membuatku gila. Kulitku terasa melepuh oleh sentuhan dan juga apalagi ketika dia beralih dari satu ke satu yang lainnya. Memusatkan perhatiannya pada sisi yang lain sedangkan jemarinya yang satu menutupi semua yang dia b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD