Ciuman Terindah

902 Words

Setelah berbicara panjang lebar dengan Barto, Maya pun pergi menemui Cassian. Ketika ia mencarinya, pria itu ada di ruangan raja sambil membaca beberapa dokumen. Langkah kakinya pun mendekat, duduk di pangkuan pria itu. “Bagaimana keadaanmu?” “Baik.” “Apa kau yakin?” “Ya, aku tidak merasa lelah dan lesu. Aku benar-benar merasa sehat.” Cassian mengusap pipi Maya dan tersenyum indah. “Aku sudah meminta Sirius untuk datang ke istana. Mungkin dia bisa membantu penyakitmu.” “Sebenarnya, aku datang supaya bisa membicarakan itu. Aku sudah banyak memikirkannya. Kupikir, mungkin ayahku bisa membantu. Dia tahu banyak hal tentang peri. Jadi, aku rasa, aku harus bertemu dengannya.” “Apa kau akan pergi ke Farell?” “Ya, aku akan kesana bersama Barto. Aku akan pulang setelah beberapa hari disan

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD