bertemu part 1

686 Words
HARUM amalia Pada siang itu aku bertemu dengan dosen baru yang sedang hangat dibicarakan di kampus, darimana lagi aku dengar kalau bukan dari kedua temanku. Bertemu dengannya,ya dia adalah Pak Banyu Aditama,aku cukup suka dengan namanya terutama orangnya pastinya.Aku terlalu mendambakan sosoknya? memang benar begitu lah adanya. pandangan pertama iya benar.Ya Tuhan dia itu benar-benar sempurna. Tinggi, berkulit putih, gagahnya itu yang membuatku Setiap kali bertemu dengannya selalu ingin ku peluk saja.Dan yang pasti dia itu tampan sekali. Berlebihan mungkin tapi ya kenyataannya aku suka saat pertama kali melihat dia. "Heh kedip tu mata". saat kami bertemu mataku seperti enggan berpaling,mita menyadarkan ku tentang itu. "Gila lo ah". jawab ku. Semakin dekat dan.. "Siang pak". Sapa Mita dan Ayu.Aku hanya berani tersenyum dan entah kenapa berdetak cepat jantungku saat melihatnya dari dekat. "ya pagi" Sambil tersenyum sedikit. Oh Tuhan suaranya yang begitu sexy, bibir nya ya tuhan ingin aku merasakannya,paha nya coba lihat,caranya berjalan tak sanggup lagi aku menilai dirinya.. Aku sudah dewasa tentu saja sudah tidak asing dengan hal seperti itu kan. Seperti nya aku tidak sanggup di dekatnya berlama lama. "kenape lu?". Kata Mita. "Jantung gue kenape ini ya kok kayak mau lepas gitu beb,ya Tuhan." ucapku Sambil memegang dadaku. "Hah jangan bilang deh li kamu cinta pada pandangan pertama sama pak Erick." Kata Ayu sambil tertawa agak terbahak. Aku tolehkan kepala ku kebelakang arah pak Erick berjalan tadi dan berkata, "Nggak ada larangan suka sama dosen kita kan?". Mita dan Ayu jangan tanya reaksi mereka,membelalakan mata nya. "Eh bego serius dia". "Beneran?". Mita dan Ayu bersamaan dan dengan nada agak tingginya. Aku mengangkat bahu dengan berjalan meninggalkan mereka, "Ayo deh makan aja" Sambil aku berjalan dengan senyum yang tak lepas, "Kayaknya di beberapa bimbingan kita kedepan aku udah dapet penyemangat deh ini". Kedua teman ku ini dengan masih berwajah heran sambil mengikutiku. "Terserah lu deh tapi jangan keterlaluan lagi itu cinta nya, nanti kalo kecewa lagi mewek lagi". Kata Mita sambil mengingatkan ku tentang mantan pacar ku setahun yang lalu yang ternyata mengkhianati ku dengan memiliki perempuan lain dengan alasan aku sibuk tidak ada waktu untuk nya. Tapi sepertinya aku tahu alasan sebenarnya,ya memang karena aku tidak mau disentuh nya secara lebih. Hanya berciuman dan rabaan kecil pada bagian d**a,aku rasa itu cukup kan kalau hanya hubungan pacaran. Walaupun aku tahu tidak seharusnya begitu. Tapi yasudah lah. "Ya inget kali aku mit, ya mungkin ini udah waktunya move on kan siapa tau". Jawab ku sambil sedikit murung yang tidak sengaja terlihat oleh Ayu. "Udah deh jangan diinget inget lagi ya, intinya kita dukung aja". Iya memang Ayu selalu begini lebih dewasa dan sepertinya penasehat yang baik. "Ya sorry ,kaget aja akutuh hehe,ternyata bisa juga dia begitu sekarang". Jawab mita dengan cengiran nya. Setelah makan dan cuaca agak mendung aku kembali berjalan ke parkiran mengambil mobil ku yang terparkir agak jauh dari Mita dan Ayu memarkirkan mobil mereka. Sendiri lah sekarang karena sudah agak sepi ya memang sudah sore. Astaga siapa yang berjalan itu di belakang ku sambil membawa tas kerja di tangannya dan kunci mobil di tangan sebelahnya lagi. Karena merasa ada yang berjalan dan memperhatikan ku dari belakang akhirnya aku menoleh,begitu kagetnya aku dan untung saja aku bisa mengontrol wajah ku agar tidak terlihat kaget dan salah tingkah ini. "Pak,,". Dengan kupaksa mulutku menyapa nya tidak lupa senyum ku. Dan apa dia hanya tersenyum simpul dan tetap menatapku. Tunggu, menatapku kan. Karena hanya aku yang ada didepannya kan. Aku tidak salah kan. "Ini kenapa kok jadi seneng seneng gini kayak mau diterjang gitu ya aku pas dia liat,apa aku yang kesenengan aja sih udah diliatin dia gitu". Gumam ku pelan sambil memukul kepala ku dan memegang dadaku. Saat aku menjalankan mobilku dan melewati nya, kenapa dia menatapku begitu? apa artinya tatapan itu? Apa hanya perasaanku saja, tapi tidak. Dia memang menatapku. Apa ada yang salah denganku? "Ya Tuhan mata nya,ckck". Aku bergumam sambil tersenyum bahagia tentunya. Haii semua ,ini cerita pertamaku guys.. Aku harap kalian suka,dan begini dulu untuk permulaan ya... :) Semoga suka ;)
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD