"Assalamualaikum ... Spadaaa ... Selamat siang!!!" Suara cempreng dan super kencang itu menggelegar di seluruh ruangan saat Keysa baru saja membuka pintu utama. Dan tanpa mendapat persetujuan dari yang punya rumah, sosok laki-laki remaja itu masuk begitu saja tanpa sungkan. Menembus lagi lewat kaca jendela. "Waalaikumsalam," Keysa yang menjawabnya pelan. Dia baru melepas sepatu, tapi tamunya sudah nyelonong masuk sampai ruang tengah. "Etdah. Sepi amat nih rumah. Gelap lagi. Lu idup sendirian?" Komentarnya dengan berkacak pinggang menatap apa saja di rumah itu. "Sama orangtua. Papa kerja. Gak tahu Mama ke mana," jawab Keysa sengaja lewat batin karena Mama pasti mengamuk jika dia pulang-pulang bawa teman astral. "Ma ... Mama ..." Keysa memanggil-manggil mamanya itu karena memang rumah ta

