Bisikan elena

2009 Words

"Sinta. Nanda!" Keysa menggoyang-goyangkan kedua temannya. Syok. Itulah yang melanda mereka sampai bisa tercengang tidak bergerak. Akhirnya kedua temannya itu sadar. Keduanya entah mengapa langsung menangis. Mama dengan sigap menenangkan. Beliau masih sangat kebingungan. Tidak dengan Keysa. Gadis itu tampak marah sekali. Wajahnya memerah. Melotot melihat Elena yang justru tertawa senang di depan sana. "Kau apakan teman-temanku!" Keysa membentak dalam hati. Kedua tangannya mengepal. Kesal luar biasa. "Hahaha. Manusia begitu bodoh! Salah siapa membicarakan tentang aku! Jongos yang menghina Tuan harus segera dimusnahkan." Elena menjawab. Masih dengan seringai mengerikan yang panjang bibirnya sampai menyentuh bawah telinga. Rahang Keysa mengeras. Dia merasa Elena tidak menyerang Nanda dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD