Mobil hitam legam yang sebagian luarnya banyak dilapisi debu jalanan itu menuai atensi warga yang tinggal di daerah sekitaran jalan. Layaknya setelah seorang ibu-ibu menggunakan daster biru muda keluar dari dalam warung dan berteriak kala mendengar bunyi derum dan decit nyaring mobil diiringi tabrakan yang sangat keras. Angga mendengar jelas kaca mobilnya diketuk kencang oleh beberapa orang di luar sana. Laki-laki itu mengangkat kepala dan punggungnya secara perlahan. Rasa sakit seperti memar menjalar nyeri di seluruh persendian. Angga mengeluarkan erangan kecil. Dia mengerjap beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya sekitar. Hal pertama yang Angga lihat hanyalah gelap. Hingga akhirnya segaris cahaya putih melebar seiring dengan kesadarannya yang kembali penuh. Angga menekan kunci pintu

