Roh yang keluar

1587 Words

Selama mengikuti kelas, Keysa dibuat tidak fokus karena terus memikirkan Elena. Ditambah lagi Cahyo yang seperti menyenandungkan sebuah lagu, mengeluarkan gumaman sumbang, benar-benar tidak layak masuk ke dalam telinga. Fokus Keysa pecah kemana-mana. Dia memukul pinggang Cahyo tapi sayang tangannya menembus begitu saja. "Dih, bosan gue lo jadiin satpam saban hari. Lo pikir gue kagak pegel apa berdiri teros kayak tiang listrik? Salah Kunti mulu yang dateng. Gue kan risih jadinya." Sosok pocong itu mulai mengomel. Mengeluarkan sebuah keluhan yang membuat kuping Keysa semakin panas. "Aduh! Diem aja bisa gak sih, Yo! Aku lagi pusing ini!" Keysa menjawab ketus dalam hati. Pulpen di tangannya ia ketuk pelan di atas buku binder. "Kalo pusing minum obat lah! Napa lo malah di mari!" jawab Cahyo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD