p*********n

3266 Words

Roh Keysa mengernyitkan dahi. Menatap tubuhnya yang saat ini diambil alih oleh Elena. Memperhatikan roh wanita Belanda tengah menyentuh gagang pintu mobil taxi. "Kau mau apa?" tanya Keysa dengan memicingkan matanya. "Kau buta? Tidakkah lihat aku mau naik taxi?" Kesya memutar bola matanya dengan malas. Gadis itu berkacak pinggang. Menatap raganya dari atas sampai bawah. "Iya aku tahu, El. Tapi apa yang akan kamu gunakan untuk membayar biaya transportasi? Di dalam tas itu tidak ada uang." Elena tampak terkesiap. Dia segera mengecek tas yang menggantung di lengan tangannya. Dan benar saja. Dalam tas kecil itu hanya berisi bon belanjaan serta uang receh yang nominalnya mungkin tidak sampai dua ribu. "Huh! Sebenarnya apa yang kamu punya? Kau memang seorang jongos miskin yang tidak berguna.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD