Adrian melangkah dengan hati-hati mendekati ranjang. Sepertinya Clara begitu kelelahan hingga tidak bereaksi sedikitpun ketika ada seseorang mendekati ranjangnya. Adrian berdiri sejenak di samping ranjang. Pandangannya terpaku pada posisi tidur Clara. Hampir seluruh tubuh gadis itu tenggelam di dalam selimut, menyisakakan tangan kanannya yang mengintip lewat bawah selimut. Perlahan Adrian duduk di pinggiran ranjang. Tangan Adrian tiba-tiba terulur mendekati tangan Clara. Detik itu juga tatapannya berporos pada bekas luka bakar di lengan Clara. Jemarinya tanpa sadar menyusuri bekas luka di tangan gadis itu. Luka yang hanya bisa dilihat oleh orang-orang terdekatnya saja, karena Clara selalu menutupi bekas luka itu dengan pakaian lengan panjang. Luka serupa yang juga dimiliki di punggung Adri

