Bab 15

2654 Words

Untuk lebih meyakinkan kedekatan antara aku dan Galih, pria itu mau saja mengantarku ke gedung TV2 pagi ini sambil mencoba menunjukkan sisi mesra kami di depan banyak orang. Tidak berlebihan, karena aku hanya membiarkan Galih memegang tangan atau mencium pipiku, lebih dari itu aku sudah memperingatkan rasa tidak sukaku padanya. Yah, hubungan kami hanyalah hubungan pura-pura saja, tidak lebih dari pada memanas-manasi Adri dan memenuhi keinginanku membalas dendam yang masih dibicarakan, meski aku sudah berada satu langkah di depan dengan mengambil Galih dari Anggi. Walaupun hal itu tidak bis disebut sebagai keberuntungan juga. Di ruang makeup kulihat Maya sudah menunggu bersama seorang pria penata rias. Melihatku datang bersama Galih dengan bertaut jari dengan cukup dekat, jelas saja kawank

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD