- Satu hal yang terlupakan -

1776 Words

Kita tidak akan bisa mengendalikan angin saat berlayar, tapi kita bisa menyesuaikan layarnya. Mengatur sebaik mungkin, sedemikian rupa hingga dapat seiring sejalan dengan tujuan kita. Aku benar-benar ditinggal sendiri. Meskipun pada awalnya dilanda kesepian, kesunyian juga kerinduan, lambat laun semua mulai mengalun mengikuti irama melody kehidupan yang dimainkan. Aku mulai terbiasa menjalani rutinitas baru di antara dua rumah. Hari senin hingga sabtu, hidup sendirian di rumah lama. Menikmati waktu bebas selepas kepulangan Pak Marcel, sendirian. Sabtu sore ikut pulang bersama Pak Marcel menuju rumah baru. Lalu pada hari senin pagi kembali meluncur menuju rumah lama. Sesekali, jika tidak sedang macet atau terburu-buru, mobil Pak Marcel akan berhenti tepat di depan gerbang sekolah. Me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD