Key!" Ada suara tertahan, berasal dari tengah kerumunan. Nely terlihat berusaha membelah kerumunan juga untuk bisa sampai ke tempatku, tapi kuabaikan. Bukan dia yang kucari. Bukan dia yang kutuju. Yang aku inginkan hanyalah tiba di ujung sana secepatnya. Di depan pintu ruangan. Mencari tau, apa penyebab terjadi keributan. Lapisan barisan mulai menipis. Inderaku menangkap beberapa sosok dengan pakaian berbeda. Seragam itu..., Seragam itu terlihat kontras dalam pandangan. Berwarna cokelat di antara kerumunan putih dan abu-abu. Mereka sigap menjaga pintu. Terlihat pula beberapa sosok guru juga staf, berdiri di depan kelas. Entah sedang bernegosiasi soal apa. "Ada apa, Pak? Apa yang terjadi? Kenapa semua berkerumun, dan kenapa Bapak ada di sini?" Banyak pertanyaan meluncur begitu saja t

