- Nikah Yuk! -

2307 Words

Di waktu Istirahat kedua, aku kembali ditinggal sendirian. Alice dan Iren pergi duluan dengan pasangannya. Meninggalkan diriku yang merana duduk bersama preman pasar. Tapi Aku memang membawa bekal seh, paling keluar kelas hanya untuk ke mushala saja. Bara masih khusyuk di kursinya. Kedua sahabatku sampai berbisik pelan saat berpamitan. Heran, semenakutkan itukah preman sekolah di sampingku? Setelah beberapa saat terperangkap dalam hening. Bara bangkit, menyandera pergelangan tanganku, meminta ikut. Tanpa meminta persetujuan si pemilik yang menatapnya penuh rasa tidak suka. "Apaan seh!" Aku mengibaskan tangan. Sebal dengan caranya yang sok mengintimidasi. Seperti si gila hormat dan harus disegani. Aku sudak tak peduli lagi jika pertengkaran sengit akan kembali terjadi. "Ayo ke kantin,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD