Sepasang mata itu akhirnya terbuka. Akhirnya ... akhirnya setelah seminggu berlalu. Sandi segera menekan tombol emergency. Wanda mengganggam jemari Nares dengan erat. "B-Bunda ...," gumam Nares. "Iya ini Bunda, Sayang. Alhamdulillah, akhirnya kamu sadar. Bunda yakin sebentar lagi kamu akan segera sembuh." Wanda mengecup punggung tangan Nares. "B-Bunda ... ini di mana? Kenapa kepala aku sakit banget?" "Ini di rumah sakit, Sayang. Kamu mengalami kecelakaan seminggu lalu." "Kecelakaan?" Nares berusaha mengingat-ingat. Kecelakaan apa? Seminggu yang lalu .... Seingatnya Wanda mengajaknya dan Hima ke mall untuk beli baju baru. Untuk dibawa ke Amerika memenuhi undangan dari Mirna. Mengingat-ingat hal itu kembali membuat kepala Nares semakin sakit. Sangat sakit.

