Elric memakaikan jaketnya pada Kalea sebelum menggendong gadis itu keluar mobil. Elric menggendongnya di depan, dengan gaya bak pangeran memperlakukan tuan putri. "Elric..." Kalea yang terbangun memanggil pelan. Ia melihat rahang tegas Elric dari bawah. Bersandar pada tangannya yang kuat dan d*da bidangnya. "Tidurlah lagi, aku sudah membeli salep untuk mengobati kakimu." Elric menunduk, suaranya datar tapi hangat. Kalea mengangguk. Kembali memejamkan matanya yang berat. Ia merasa lelah dan mulai mengantuk karena perasaannya sudah kembali nyaman. Kakinya yang terluka terasa perih. Elric membuka pintu dengan sikunya. Begitu sampai di kamar, dengan perlahan ia membaringkan tubuh Kalea di atas tempat tidur. Elric membasahi handuk kecil untuk membersihkan kaki Kalea yang kotor. Lalu memberi

