Part.13 Kehidupan baru
***
Waktu sudah menunjukan pukul 19.00 WIB.
" Mana Chelsea kok belum datang?' Ucap Rani kesal. Ia beberapa kali berdecak kesal dan menghentakan kaki miliknya dengan High heels. Menunggu di halaman depan.
kakek masih diam dikursi dengan memegang tongkat sakti miliknya diam dengan ditemani kopi hitam yang selalu ada.
" Dave, Ngapain sih, kita disini! kayak nyambut tamu agung saja." Kesal Rani.
" Kita Tunggu, saja. Ini perintah Kakek." Ucap David datar.
David masih menunggu Chelsea dengan Rani di halaman. Rani lebih kesal dari pada David, masalahnya nyamuk- nyamuk malam mengigiti kaki yang mulus, Malam Ini Rani mengenakan Dres biru tua yang pendek dengan brukat dilengan.Hampir mirip dengan Dress brukat hitam yang Chelsea buat untuk Acara pertunangan Rani & David.
Mobil itu terlihat digerbang dengan lampu yang dikedipkan, sebuah mobil asing yang baru dilihat David.
David Mengernyit. " Ilham." desis David.
" Hah.." Rany melihat raut wajah David yang berubah seketika menjadi dongkol, lalu masuk kembali keruangan tanpa menyambut Chelsea yang mulai turun dengan mama& papanya.
David kembali keruangan lalu naik kedalam kamarnya, membuka dasinya sebagian dan disusul Rany.
" Hei, kalian!" Teriak kakek. Pada David dan Rany. Karena ketika Tamu yang ditunggu datang, mereka malah pergi meninggalkannya dan kembali kerumah dengan kesal. " Kembali !" Teriak Kakek.
Kakek bangkit dan melihat Chelsea dengan mamanya berjalan memasuki ruangan, Chelsea senyum pada kakeknya, bahwa malam ini ia menepati janjinya.
" Silahkan..masuk saja." Sambut kakek Ramah.
" Kenalkan pah, Ini calon suami Chelsea." Papa Chelsea memperkenalkan Ilham pada kakek. " Ini Ilham."
Ilham menyalami kakek.
" Ilham." Tegasnya.
" Mari.."
Ilham masuk dan digandeng Chelsea, Rani melihatnya saat turun dari tangga melihat kemesraan milik Chelsea. Tidak sepertinya dengan David yang tidak pernah bermesraan seperti mereka. Bibirnya menaik dan memberikan senyuman kecut kearah mereka.
" kemana Rany?" Tanya chelsea
.
Rany turun dari tangga .
" Disini.., Oh, Jadi bawa pacar baru?'' Tanya Rany sinis.
Ia masih menuruni anak tangga yang mengarah ruang tengah melihat Chelsea yang masih menggandeng Ilham.
" Calon suami Chelsea. " Ungkap Ilham tegas.
Chelsea menyubit pinggang Ilham. Ilham meringis dan menatap kembali wajah Chelsea yang hampir meledak tertawa. Ilham sudah banyak dapat cerita dari Chelsea bahwa Rany selalu saja Jealous terhadapnya. Rani tidak menyukai hal yang membuat Chelsea bahagia.
David Turun dan mengganti baju nya dengan kaos wangki berwarna hitam. ia terlihat sedang memakai jam tangan sport, Chelsea meliriknya.
Ilham menangkap basah Chelsea melihat David. Ia mulai tidak menyukai suasananya. Ini membuatnya tidak nyaman berdekatan dengan orang yang pernah Chelsea cintai.
Ilham dan Chelsea tanpa dipersilahkan sudah duduk menempati tempat duduk di meja makan panjang.
"Hmm." kakek membuka suaranya yang tegas dan serak. " Maaf mengundang kalian semua makan malam bersama." Kakek mengungkapkan permohonan maaf nya. "Karena keluarga kita seolah terpecah dan tidak lagi bersama, dan kedua paman kalian juga tidak bisa hadir malam ini jadi, baiklah saya undang semua keluarga untuk memberitahukan." Ucapan Kakek terputus dan kembali ia menstabilkan suaranya kembali. " Ada beberapa perusahaan yang sudah tidak bisa saya handle. Sendiri, Dan hanya dibantu oleh menantu saya. Joko."
kakek melihat kearah papa Chelsea.
" Maka, sebagian anak perusahaan akan saya alihkan pada. David." Tegas kakek.
David Diam.
Ibu David melirik David yang hanya diam dan duduk saja, Rani tersenyum kearah David karena david memiliki sebagian besar Aset keluarganya.
" Bagaimana bisa David mengelola perusaan kakek. Sedangkan cita-citanya menjadi Dokter." Bantah Ibu Ayumi . Ibunda David.
" Ayumi.!!" bentak kakek.
" Mari makan." Ucap David tenang.
Semua melirik David.
Ibu Ayumi Bangkit dan tidak bersedia makan setelah mengetahui keputusan lelaki tua yang ia ikuti. dan menganggapnya sebagai seorang Suami.
Ia kembali kekamarnya dan membuka lemari pakaian, memasukan pakaian dan kotak perhiasannya kedalam koper. Ia sudah tidak bisa lagi menurut dan menghancurkan mimpi anaknya. Ibu Ayumi tengah menyesal bahwa David menghancurkan mimpi indahnya hidup dengan chelsea. Setelah ia tahu bahwa ia adalah anak dari kakek Chelsea.
Ibu Ayumi masih berharap David tidak lagi kehilangan mimpinya untuk menjadi Dokter. Hanya itu harapan David mencapai mimpinya. Dan harapan terakhir Ibu David untuk melihat David Bahagia. Selama beberapa tahun David pindah kerumah ayahnya, Ia melihat David bukanlah Anak yang ia miliki lagi. David berubah seperti Zombie, makan, tidur dan pergi bekerja, tidak ada lagi teriakan dirinya manja atau memeluk Ibundanya lagi. apalagi senyumnya tak pernah lagi mengembang selama ia putus dengan chelsea.
Jangankan memeluknya lagi, melihat senyumDavid dirumah inipun tidak pernah, Ia rindu akan anak yang manja pada ibunya.
Ibu yang terlihat tegar dan penurut itu kini terlihat ringkih, ada linangan air matanya, mengalir lembut dan membuatnya perih. Betapa ia menyesali dulu menjadi seorang wanita yang menggoda suami orang dan menjadi kerikil di keluarga Budiman.
Kini Ia sadar, jika saja ia tidak berpikir mau hidup mewah mungkin mimpi David hidup bahagia akan terlaksana, ia sangat menyesal hingga tak kuasa menangis sejadinya, menyesali apa yang membuat dirinya sekarang sengsara. David yang dulu ceria dan penyayang ibunya menjadi sosok David yang dingin, Ayumi menyadari prilaku David berubah setelah ia tahu bahwa ia adalah anak dari kakek Chelsea. David seolah tersiksa hidup dalam rumah mewah bergelimangan harta tapi ia tidak pernah sekalipun terlihat tersenyum.
Terakhir David tersenyum adalah ketika ibu Ayumi memergoki David melihat Foto di Frame dengan Chelsea. Hanya Chelsea yang bisa membuatnya senyum.
__________
Makan malam terlihat membosankan, Tidak ada obrolan hangat atau candaan seperti Rani dan Chelsea kecil. Atau ucapan Chelsea yang selalu membuat kakeknya tertawa.
Malam ini hanya suara sendok dan piring yang terdengar bagai irama detik jam, Meski makanan yang disajikan enak, tidak ada yang memujinya satu orang pun, mereka hanya seperti boneka yang dipajang diruangan melakukan aktivitas.
" Prangggg..." Rani menjatuhkan Piringnya kesal.
Semua menatap Rani.
" Sudah selesai makan kalian!! hakh.." Kesalnya.
" Rany.!!" David melotot kearahnya.
" Kenapa? dave.. kamu marah? hegh. lebih baik kamu marah, maki saya atau semacamnya dari pada kamu bisu Seperti boneka."
" Rany ada apa?" Tanya kakek
.
" Kakek!! Selama ini saya sudah bosan bersandiwara bahagia dengan David! David tidak pernah mencintai saya, Dia hanya mencintai seseorang. Dan hanya satu orang saja."
" Rany hentikan!!" Teriak david. menggenggam lengan rani memberinya Isyarat untuk tidak lagi bicara dan melukai hati seseorang.
" kakek..., kakek tau jam yang dipakai David malam ini." Rany melihat wajah kakek serius. Menatapnya, kakek mengangguk melihat pergelangan tangan David, Dengan jam Sport warna hitam. Merk biasa.
Tak pernah kakek melihatnya, atau membelikan David jam tangan itu, ia baru melihatnya hari ini. Dan hanya malam ini David memakai jam Sporty. Bukan Jam tangan dari Perak atau semacamnya.
" Jam tangan itu adalah hadiah dari seseorang yang paling ia cintai.." Ucap Rany.
Chelsea mulai pucat, Ia menatap kembali wajah Ilham dan menggeleng. Memastikan Ilham tidak percaya ucapan Rany.
Ilham mengangguk. Chelsea menggenggam jemari Ilham.
" Saya rasa makan malam ini sudah beres, jadi kami mohon pamit." Ucap Chelsea bangkit menarik lengan Ilham. Ilham mengikuti Chelsea.
David ikut bangkit, Ditahan Rany.
" Sudah Cukup!!" Ucap David tegas.
" Hegh, Tunggu chelsea..., saya belum selesaikan drama ini." Ucap Rany menghalangi mereka pergi. Ilham menatap mata Rany.
" Omong kosong apa ini, Jangan coba rusak kebahagiaan saya, Ran..! saya dan Ilham akan segera menikah ditahun ini."
" Selamat. Tapi apa Ilham mengetahui Cinta kamu dengan David."
" Cukup!!" Bentak Ilham. " Biarkan kami pergi."
" Tunggu sebentar!!" Teriak Kakek.
Semua kembali fokus pada Kakek, Chelsea mulai menangis.
" Kek.. kenapa chelsea membenci datang kemari! semua nya seolah menjadi kutukan untuk saya kek. setiap kali saya datang kemari pasti selalu ada hal yang membuat saya sakit hati!! Asal kalian tahu..., Ilham tau jika saya pernah mencintai paman saya, yaitu David. Jika kalian mau tau dari mulut saya, baiklah...! saya pernah mencintai David dan itu membuat saya sakit selama ini. Kalian tahu betapa tersiksanya saya saat tahu jika kekaksih yang saya cintai waktu itu adalah paman saya sendiri. Apa aku salah? Jika mencintai seseorang yang tidak aku ketahui asal usulnya, dan mana saya tahu jika David adalah anak kakek."
Ilham memeluknya. chelsea menangis memburaikan air matanya seketika.
" Cukup chels.."
chelsea masih berusaha mengungkapkan semua kekesalannya.
" Dan malam ini apa yang mau kamu ungkap , Ran..? Bukankah kamu sudah puas memiliki David yang dulu pernah mencintai saya, Bukankah kamu selalu mau apa yang aku punya? Kamu sudah memiliki David. Dan saya mohon jangan hancurkan hubungan saya dengan Ilham." Lirih Chelsea.
" Saya hanya mau kasih tau , bahwa saya dan David sudah lama berakhir. Saya berharap kamu puas Chelsea, bahwa selama ini saya hanya sandiwara bahagia dihadapan kamu saja."
" APA_APAAN INI,,!!" kakek naik pitam.
" Benar. Saya sudah putuskan Rany setahun lalu, dua bulan setelah tunangan.!!" tegas David. " sebelum saya pergi keluar negeri "
" DASAR ANAK KURANG AJAR, TIDAK DIUNTUNG, SUDAH BAGUS SAYA PUNGUT KAMU DARI TONG SAMPAH DAN SELOKAN !! DASAR ANAK RENDAHAN..!!" maki kakek.
" CUKUPPPP..!!!!!!" Teriak Ibu Ayumi.
Ibu Ayumi turun dengan dua koper, membuat David melongo dan Shock.
" Ibu.."
David berlari kearah tangga membantu ibunya membawa koper.
" Cukup!! selama ini saya menurut apa yang bapak lakukan terhadap saya dan anak saya David. mengurus lelaki tua yang sakit- sakitan dan istrinya yang lumpuh! menjadi pembantu dirumahnya memasakan semua makanan keperluannya. Jika bukan karena David mau menjadi Dokter saya tidak sudi. Memberitahukan David adalah anak bapak Budiman. Saya memang salah berambisi hidup penuh dengan harta. Tapi harta ini tidak membuat saya bahagia juga David!!"
" Ibu.." potong David.
" Ibu sadar nak." Ucap ibu ayumi ke wajah david. " bapak jangan pernah anggap saya dan David hidup dari selokan dan tong sampah, Jika saya pilih hidup mana yang membuat saya bahagia, saya akan pilih hidup dari tong sampah dari pada dari harta bapak dan harus mengemis bagai pengemis dihidup bapak."
" Ibu..cukup!!" Potong kembali David merengkuh tubuh ibunya.
" DASAR WANITA JAL_ANG!!" Maki kakek. Kakek naik pitam dan membawa sebuah pisau. " Dasar orang-orang tidak berguna." Marahnya. Pisau itu terlihat akan ditusukan kepada ibu ayumi.
Chelsea teriak,
" kakek. tidakkkkkkk.!!!"
Jleebb..!!
Pisau itu menancap didalam perut, seketika langsung mengalirkan darah. kakek membelak jika pisau yang ia tusukan malah tertusuk pada tubuh Chelsea yang siap menghalangi tubuh David yang akan Ditusuk.
Chelsea berlari kearah David, ketika kakek berlari dengan amarahnya pada ibu Ayumi. Ia berniat menusuk ibu Ayumi, tapi David menghalangi Ibunya, Lalu disaat mata pisau itu dekat dengan David. Chelsea mendorong David dan menggantikan posisinya.
CHELSEAAAAA...
Semua orang berteriak menyebut namanya. Kakek merengkuhnya dan langsung dihajar oleh Ilham. Ilham meraih tubuh Chelsea yang meringis menahan Sakit.
" Ambulans..tolongg..ambulan!!! cepat!!!"Teriak Ilham. ia panik dan langsung menangis. " Tahan sayang.."
Chelsea senyum dengan ringkih, David menolong mencabut pisaunya dan menekan perut yang tertusuk yang tidak hentinya mengalirkan darah.
" Paman.." ucapnya.
" Chels, ini aku.."
Ilham melihatnya, Chelsea memanggil David dengan ucapan paman.
" Jangan..menya..lahkan..diri..sendiri." Ucap chelsea terbata-bata.
" Chel, ayo segera kita kerumah sakit!!" Ucap Ilham
Chelsea menggeleng.
" David, aku sekarang mencintai...Ilham, Ja..di, Lu..pakan. aku. a..aku..tidak..per..nah membenc..ci..mu"
Chelsea pingsan.
"David Tolong saya. kita bawa Chelsea kerumah sakit. Ambulans akan terlalu lama sampai disini, Chelsea sudah semakin lemah, ia butuh penanganan secepatnya. Jangan lupa lapor polisi!!" Pinta Ilham. Ilham memangku tubuh chelsea, mama ambar teriak menangis sejadinya di papah oleh papa chelsea,
David mengangguk.
Mama dan papa Chelsea hampir lemas dan hanya bisa menangis melihat putrinya bersimbah darah. kakek malah kena serangan jantung dan hampis Stroke, dan tidak ada yang membantu kakek itu, dan membiarkannya hingga ambulans datang. Rani menangis dan kabur dengan mobilnya. ia merasa bersalah.
kakek itu masih pingsan tapi Ibu Ayumi malah peduli pada lelaki tua yang telah menghinanya.
" Bapak. Tunggu amabulans..mereka akan segera sampai." Ucap Bu Ayumi, gemetaran.
Chelsea sudah didalam mobil menuju rumah sakit dengan David, David membawa mobil Ilham, ilham masih memeluk tubuh chelsea dan menekan lukanya. " tahan, sayang..ya allah. chelsea..'
Chelsea masih bernafas dan teratur, tapi denyut nadinya mulai melemah.
" Cepat!! Chelsea kehilangan banyak darah.."Teriak Ilham.
David mempercepat mobil, supaya segera sampai dirumah sakit. ia juga gemetaran dan panik, karena chelsea mengantikan posisi david.
" Tunggu chelsea. Sebentar lagi kita sampai." Ucap David Khawatir. Ia melihat Raut wajah Ilham Yang sudah pucat Apalagi melihat darah yang membanjiri gaun Chelsea malam ini. Jantungnya hampir copot jika membayangkan tubuh Chelsea nanti tidak akan bernafas lagi. Organ yang mungkin ditusuk kakek kemungkinan usus besarnya. Ia berharap semoga hasil CT scan nya tidak terlalu parah.
Ilham tidak hentinya mengecup keningnya, sebagian darahnya membanjiri kemeja ilham juga dengan bau amis.
***
Tiba diruangan UGD, Oksigen dipasangkan pada hidung Chelsea, impusan, serta kantong darah.
" Ini tidak bisa hanya di UGD, kita cepat operasi chelsea, lukanya hampir menyobek ususnya." Ucap David, setelah melihat luka itu.
Ilham mengangguk.
" Siapa dokter bedahnya." Tanya Ilham.
Suster itu memberitahukan tidak ada Dokter bedah dalam yang tugas. David mengusulkan agar dirinya kembali bertugas dijam liburnya. David kembali menelpon beberapa pimpinan Rumah sakit dan dokter Anastesi malam ini. keinginannya mengoperasi Chelsea malam ini Akhirnya, mendapat persetujuan dari pihak RS.
Chelsea dibawa keruang operasi.
Ilham masih menunggu diluar. ia masih cemas, dan sekuatnya berdoa untuk keselamatan Chelsea. Ia ingat betul perkataan Chelsea tiap kali kerumah kakeknya membuat takut, dan pernah bercerita pada Ilham bahwa rumah itu seperti mengutuknya. Ilham masih ingat beberapa jam lalu chelsea mengungkapkan bahwa ia mencintainya.
Kenangan Chelsea hari ini terus berputar, semua senyuman, dan wajah Chelsea bermunculan hari ini. Ketika Chelsea berjuang dimeja operasi bersama David. Ilham terus Berharap kalau Chelsea kuat menghadapinya.
David membuka pintu ruang operasi, dokter anastesi memberitakan kepada Ilham bahwa operasinya berjalan lancar, tapi chelsea tidak selamat karena gagal jantung. david masih sebisanya melakukan CPR, ia terlihat kalap. lalu bergantian datang ilham membantu.
David masih menangis,
" Chelsea, seharusnya yang mati itu aku.."
Ilham langsung menghajar David, ia memukuli david kalap.
" iya, ni semua salahmu, kalau saja dia tidak menghalangi kamu dan menyelamatkanmu, chelsea akan menjadi istriku bulan depan. dasar bajingan..!"
Dokter lain melerainya, semua anggota keluarga semua memangis, Ilham kembali memeluk tubuh chelsea dimeja operasi.
" Chel, sayang..., bukankah kamu tadi bilang kamu mencintaiku, ya allah..., kenapa ini terjadi.." Ilham menangis, " Chels, kenapa kamu pergi seperti ini... ini mimpi, harusnya aku tadi tidak membangunkanmu, dan terus menyuruhmu untuk berbaring saja, bukan seperti ini chel, sayang..tolong bangun, sadarlah...ya allah..."
Ilham mendekatkan bibirnya mengecup pipi chelsea, seperti tertidur dengan wajah pucat, ia membisikan kata kata rindunya ditelinga chelsea, lalu membacakan Alfatihah untuk chelsea..
" Bismillahirohmanirrahim....allhamdulilahirobbilallamiin... arrahmannirahim...maliki yaumidin..iyyakanabuduwaiyyakansstaiin......"
ia melafalkan ke telinga chelsea dengan terbata - bata dan banjir air mata
***
" Chelsea..."
" david.."
" kenapa aku ada disini?"
Chelsea melihat disekeliling banyak bunga edelweis, ia melihat david dengan jaket dan kupluk yang sama, chelsea pun sama memakai pakaian diwaktu mereka mendaki gunung.
" Chelsea, aku merindukanmu.." Ucap david. " Ayo kita pergi darisini.."
" ngak.."
Chelsea mengeleng, aku menunggu seseorang. David terus mengajaknya pulang.
" sebentar aku memunggu orang lain bukan kamu dave.."
" Chelsea... chelsea...chelsea..."
Seseorang memanggilnya dari belakang, ia menoleh dan senyum melihat lelaki dengan kemeja biru menjempunya, ia melambaikan tangan. menarik lengan chelsea.
" Ayo, kita pulang. papa dan mama sudah menunggu kita.."ajak Ilham
Chelsea mengangguk.
" David , aku pulang bersama ilham. pulanglah sendiri.." Ucap Chelsea.
______________________
Teet..Tiiit...
Indikatornya kembali, ritme jantung chelsea, kembali berdetak. ilham tidak percaya dan langsung berteriak kepada para dokter untuk kembali memasang alat pada tubuh Chelsea.
" Dokter...Dokterrrrrrrrrr........cepatttt...."
***