Pov Diva [Diva, Putri masih belum sadarkan diri. Dia keguguran. Imam] Aku melonjak kaget ketika membaca sederet pesan dari nomor Putri. k****a lagi, tetapi isinya tetap sama. Di sana tertera dengan jelas jika Putri keguguran. Lekas kupijit nomor telepon milik adikku tersebut hingga akhirnya panggilan pun terhubung ke sana. “Hallo! Assalamu’alaikum!” “Wa’alaikumsalam ….” Kudengar suara lemas seorang lelaki yang menjawab telepon tanpa semangat. “Mas, kenapa Putri?” Helaan napas kasar kudengar sebelum suara Mas Imam yang kini menggantikannya. “Putri keguguran, Va. Dia sedang persiapan operasi kuret saat ini.” “Kok bisa, Mas?” Aku tersentak kaget. Ingat sekali ketika dia pergi dengan penuh emosi meninggalkan rumah ini. “Panjang ceritanya, Va. Cuma minta sampaikan saja pad

