Bab 35

1019 Words

"Aryan.." Aira refleks menghampiri Adrian yang tengah bersimpuh di lantai. Tampak matanya sembab. Kembali ia tak mampu menahan air matanya. "Aku benar-benar buruk." Ujar Adrian sembari mendekap foto kedua orangtuanya. "Tidak Aryan. Kamu sudah membuktikan kepada semuanya kalau kamu adalah anak, kakak, sekaligus pemimpin yang bertanggung jawab." Aira berusaha membuat Adrian tegar. Adrian masih tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyesal sudah menyimpan kebencian terlalu lama kepada keluarganya. Aira membawa Adrian ke dalam pelukannya. Ia berharap Adrian bisa lebih tenang dan menerima semua yang telah terjadi. *** Aira melihat kondisi kesehatan Adrian sedikit menurun. Ia sudah memanggil tabib. Ada beberapa ramuan khusus yang diberikan tabib agar Adrian bisa secepatnya sehat kem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD