38 Information

1559 Words

Ariana POV Setelah perjalanan beberapa menit, akhirnya mobil yang dikemudikan oleh Pierce sampai juga di pelataran restoran. Sebelum benar-benar turun, aku mengizinkan Pierce untuk beristirahat makan siang pula yang langsung diangguki oleh pria paruh baya tersebut. Barulah setelahnya aku bergegas masuk ke dalam restoran. Kondisi kakiku yang belum membaik membuat langkahku tertatih hingga Evan harus memapahku. Setelah membuka pintu masuk, seorang pramusaji menyambut kami dan aku menyebutkan nama Steven yang telah melakukan reservasi di tempat ini. Pramusaji itu dengan ramah menunjukkan tempat dimana Steven berada. “Benar ‘kan, kita akan segera bertemu lagi,” kekeh Steven setelah melihat Evan disampingku. Ia kemudian mengalihkan pandangannya padaku yang sedang menahan nyeri pada pergela

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD