Evander POV Beberapa bulan telah berlalu sejak aku mengetahui Jason adalah putraku. Rasa tidak ingin berpisah dan ingin selalu bersama dengan anak dan ibu itu menjadi semakin besar. Sayangnya, berkali-kali aku harus menampar diriku sendiri dan mengingat posisiku yang sebenarnya. Statusku yang walaupun tak pernah kusesali ini nyatanya kerap kali membuat nyaliku menciut. Beragam pemikiran buruk sempat hadir, hingga akhirnya aku menanyakan secara tersirat mengenai hal ini pada Aria. Ibu dari putraku itu tak menjawab dan aku menyimpulkan jika ia memang hanya mau mencari pendamping yang berasal dari kalangannya. Kala itu, jurang pemisah bernama kasta itu semakin terlihat lebar dimataku. Tak peduli bagaimana aku berusaha, aku tak akan mampu menyeberanginya untuk menggapai buah hati serta wanit

