28 Explanation

1832 Words

Author POV Langkah kaki tegap itu berpacu mondar-mandir penuh kegelisahan. Lengan kirinya berada diatas perut sedangkan bagian kanan menumpu diatasnya dengan kuku ibu jari yang sesekali digigit. Satu jam sudah Evan menunggu didepan kamar putranya. Terbersit sebuah pemikiran jika Aria akan menghindarinya dan memilih kembali ke kamar wanita itu yang terhubung dengan kamar Jason tanpa perlu keluar terlebih dahulu. Namun, Evan tetap berusaha berpikir positif. Aria yang dikenalnya tak akan menghindar dengan cara sepicik itu. Jikapun Aria memang memilih menghindar, ia akan menggunakan cara yang lebih manusiawi. Mengusir Evan secara langsung misalnya. Sementara itu didalam kamar Jason, Aria masih berusaha menenangkan diri serta mengatasi rasa takutnya. Jason sudah berhenti menangis dan tidur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD