BAB 17

1741 Words

“Eugene, berhenti.” Eugene menoleh. “Ada apa?” Ellie tidak menjawab. Gadis itu menarik Eugene menyingkir dari tengah hall menuju deretan meja dan kursi untuk menyantap kudapan. Eugene tidak protes, menurut pada tarikan Ellie. Dalam benaknya, ia sudah menduga apa yang akan Ellie bicarakan. Setelah duduk di salah satu meja terpojok, Ellie menghela napas berat dan menoleh pada Eugene. Gadis itu memasang raut tidak suka. “Apa maksudmu berbicara seperti itu pada Nona Battenberg?” tanyanya sengit. “Masalahnya lebih cepat selesai, bukan?” tanya Eugene balik dengan tenang. “Dia tidak akan mengganggumu lagi setelah mengetahui hubungan semacam apa yang ada di antara kita.” “Itu semua hanya omong kosong. Kau tidak punya alasan lain untuk dijadikan kebohongan?” “Jika tidak memakai kata pernika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD