MENGAWASI

867 Words

Ponselnya berbunyi, RANTI. Ario langsung mengangkatnya, “Sudah di ruangan?” Ranti, “Iya.” Ario, “Ah lega aku. Tolong hari ini jangan kemana-mana dulu, ada acara di luar?” Ranti, “Tidak ada. Ario, aku tidak apa-apa, jadi tenang sayang.” Ario, “Iya.. Ah.. Setelah kejadian kemarin dengan Evan, lalu soal ancaman ini, Ranti aku tidak akan bisa tenang sampai tahu kamu aman.” Ranti, “Aku pasti kirim kabar terus.” Ario, “Iya.. Hati-hati ya, kamu harus baik-baik saja.” Ranti, “Kamu juga.” Ario mencoba menyibukkan diri dengan pekerjaan. Bel rumahnya berbunyi, Ario bergerak ke depan, ternyata IRWAN. “Ada apa?” Ario membukakan pintu. Irwan bergerak masuk, “Ini ada hal aneh, aku tidak bisa bicara di telepon.” Irwan membuka sepatu dan langsung duduk di kursi tengah, “Nelly juga nanti ke s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD