Bab 43

1820 Words

GRACE  -- "Kau bisa mengingatnya?" "Ya." Wanita itu duduk di kursi yang berseberangan denganku. Kedua tangannya terlipat dengan rapi di atas pangkuan, matanya mengamatiku dengan serius. Suaranya lembut, ekspresinya menunjukkan semacam rasa simpati dan ketertarikan yang besar. Aku tidak percaya aku berada disana, tapi aku benar-benar melakukannya: duduk di atas sofa dengan nyaman, memandang ke luar jendela dan terus berbicara. Terkadang, ketika aku tidak bisa mengendalikannya, aku menekan kuku-kuku jariku, memilinnya dengan sabar, kemudian menangis. Suaraku serak, pikiranku ada di tempat yang jauh. "Bagian mana yang kau ingat?" Dokter Amy Granger mengingatkanku tentang wanita tua di seberang rumah lamaku. Suaranya sangat lembut, keberadaannya menenangkan dan tatapannya membuatku nyam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD