Bab 68. Aku Pergi Dulu

1043 Words

Dahi Numa langsung mengernyit mendengar nama Kenzo dari mulut Timo. Dia merasa tidak pernah mendengar nama itu, apalagi mengenal. “Kenzo?” “Ya, kamu kenal? Atau … kamu pernah mendengar nama itu?” Numa berusaha mengingat nama itu, tapi tidak ada satu clue pun yang ada di benaknya tentang nama itu. “Nggak, kenapa?” Terdengar helaan napas berat di telinga Numa dan dia yang semakin tidak mengerti. “Aku mendengar nama itu dari papamu, dia bilang ingin menjodohkan kamu dengan Kenzo, anak klien baru papamu di bengkel—“ Numa memegang dahinya, barulah dia mengingat. “Kenzo sekarang sedang kuliah master di Chicago, dan akan memimpin perusahaan besar milik papanya. Katanya sudah ada pembicaraan serius,” lanjut Timo. “Ah, iya … aku ingat sekarang.” “Ingat apa?” Timo bertanya dengan nada yang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD