Baru satu tahun bekerja, Timo sudah dipromosikan menjadi ketua komisaris keuangan di perusahaan real estate ternama di kota besar New York. Akhirnya dia menerima jabatan yang sebenarnya sudah sedari dulu ditawarkan kepadanya. Penampilan Timo sekarang jauh berbeda, tidak lagi berambut panjang atau memelihara jambang di wajah, tapi tubuhnya tidak berubah, tetap seksi dan tegap. “Halo, Ma.” “Timo. Apa kamu jadi pulang?” “Aku sudah di bandara.” “Ah? Astaga, kenapa kamu nggak bilang-bilang.” Timo terkekeh pelan, senang membayangkan wajah kaget mamanya. “Kamu, ah, yang benar?” “Iya, aku di bandara sekarang. Aku sedang menunggu pesawat menuju Yogya.” Terdengar helaan napas di ujung sana. Timo dipinta pulang ke Yogya, adiknya, Debora, akan menikah beberapa hari lagi di Yogya. Hubungannya

