DRAMAQUEEN 20

2820 Words

Tama menghentikan mobilnya di parkiran bangunan tiga lantai dengan tulisan Jelita Eau De Parfum di bagian depannya. Diedarkannya pandangan dengan mata menyimpit mengamati area sekitar lalu memutuskan untuk turun dan masuk ke dalam toko di lantai satu yang menjual berbagai macam parfum sebagai kedok belaka. "Selamat siang dan selamat datang. Ada yang bisa di bantu?" Tama melepas kaca mata hitamnya, mengedarkan pandangan ke sekitar area toko yang tidak terlalu ramai. "Saya mau beli parfum."  "Tentu, Pak. Di sini hanya menjual parfum dengan kualitas terbaik. Untuk kekasih?" "Hmm, ya. Saya lihat ada parfum terbaru." "Ah, benar sekali Pak. Silahkan ikut saya." Tama mengedarkan pandangan, mengikuti pramuniaga tadi dengan tatapan tidak fokus. Berharap dia akan menemukan sesuatu yang bisa d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD