"Kau bisa masuk," jawab Axenio datar. Dia duduk santai dan melirik kursi rodanya. Sepertinya, rencananya kali ini gagal karena wanita yang baru saja menjadi istrinya. Kursi roda itu, rasanya dia tak lagi mungkin memakainya untuk mengelabui kakek dan neneknya. Pintu itu langsung terbuka dan Cealin adalah orang pertama yang menatap ke dalam ruangan. Dia menatap Angel yang terbaring lesu lalu pada kursi roda kosong yang tak jauh. Selanjutnya, tatapannya bergeser pada pria tampan yang tengah duduk acuh tak acuh di sebuah kursi. Pria itu tampak sangat dingin dan sama sekali tak tertarik pada hal yang terjadi di sekitarnya. "Ayoyo, Cucu menantuku." Cristine menyela dan mendorong Cealin agar menyingkir dari jalannya. Dia langsung masuk diikuti Axton, Carlen, dan terakhir Cealin yang

