66. Jangan bermimpi untuk pergi.

1105 Words

Hari ini double up ya, sebagai ganti dua hari lalu yang bolong. Terimakasih atas dukungannya. Persiapkan diri jika sewaktu-waktu semua bab jadi terkunci. Terimakasih. *** Axenio tertawa tanpa sadar. Tangannya lepas dan bergeser dari leher Angel secara pelan. Matanya menurun, melihat jejak-jejak merah di leher dan tulang selangka Angel yang telah dia tinggalkan. "Di sini," sentuhnya lembut. "Jika aku melihat ada pria lain meninggalkan jejak sama di leher dan pundakmu, maka aku akan menebas lehermu," Angel menghela napas berkali kali saat cekikan di lehernya terlepas. Kepalanya bergerak ke samping sesaat mencoba menjauhi wajah Axenio. Tubuhnya bergetar pelan tanpa sadar. Matanya perlahan mencoba naik ke atas. Menatap Axenio secara pelan dan dia kembali menunduk saat melihat tat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD