Axenio duduk dengan nyaman dengan menikmati segelas wine terbaik bar ini. Tangannya sesekali bergerak menggoyangkan gelas membuat isi di dalamnya berputar pelan. Matanya melirik seisi bar secara acak dan dia sudah terbiasa dengan tatapan penuh minat semua mata yang tertuju padanya. Malam ini dia hanya ingin tenang di awal harinya berada di Alaska. Waktu yang berlalu sedikit membosankan untuknya. Dia hanya duduk bersandar di sofa dengan mata terpejam tenang. Menikmati momen tenangnya sebelum tiba-tiba seseorang berhasil duduk dalam pangkuannya. Siapa yang menggangguku! Makinya dalam hati. Matanya terbuka pelan dan dia kembali dikejutkan dengan sebuah pelukan erat yang merengkuh kepalanya hangat. Aroma parfum lembut nan manis menyapa indera penciumannya. Tubuhnya tiba-tiba meneg

