STM 14

1702 Words

Saat Kau Mencampakkanku demi Mantan Istrimu, Saat Itu Juga Kuterima Lamaran Saudara Kembarmu BAB 14 [Mas, aku sudah siap. Bagaimana penampilanku? Cantik bukan?] Sebuah foto seorang perempuan dengan kebaya putih gadingnya terkirim ke nomor Mas Eris yang sudah kusadap. Aku tak menyangka jika ternyata mereka benar-benar akan melangsungkan akad nikah itu. Kupikir hanya rencana iseng Mas Eris, nyatanya dia memang sengaja menyakitiku perlahan. Tak mau menceraikan, kugugat ceraipun dia enggan. Menyebalkan bukan? [Mas, sekarang kamu di mana? Jangan sampai telat. Akad nikah kita jam sembilan. Jangan biarkan penghulu menunggu terlalu lama] Pesan kedua kembali muncul. Kuhela napas panjang lalu kembali melihat ke arah kamar mandi. Mas Eris masih di sana sejak beberapa menit lalu. Dia tak gug

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD