BAB 19 POV : FIKA Aku sengaja memilih dress putih bermotif bunga di bagian bawah sebagai lambang keceriaan dan kebahagiaan, persis yang kurasakan detik ini. Di depan cermin jelas kulihat wajah ini berbinar dengan senyum mengembang sempurna. Aku memang patut bahagia karena telah memenangkan tantangan kecil ini. Sesuatu yang harus kurayakan sebab berhasil merebut Mas Eris kembali. Dia yang dulu kupikir sudah jijik dan muak padaku karena pengkhianatan itu, ternyata tak seperti yang kubayangkan. Dia justru menerimaku kembali setelah semua kesakitan yang pernah kuberikan. Sebenarnya aku tak terlalu kaget dengan hal itu. Aku tahu jika Mas Eris belum sepenuhnya melupakanku. Aku paham bagaimana dia dan cinta yang dia punya. Patut kusyukuri karena cinta Mas Eris padaku terlampau dalam bahkan s

