59. Cemburu

1570 Words

Arafi bertolak pinggang sambil menatap tajam istrinya yang masih berusaha mengusap semua air mata di pipinya. Dia sudah menarik dan menghembuskan nafasnya berulang kali, berusaha meredam perasaan aneh yang mengganggunya. Beberapa saat yang lalu, sesuatu yang luar biasa baru saja terjadi pada Nares. Bahkan hal itu sampai membuat Kintan harus memanggilnya karena sekretaris istrinya itu merasa cemas melihat Nares yang menangis tersedu di ruangan Ferdinan. Benar sekali. Arafi sangat terkejut saat melihat istrinya menangis berdua bersama dengan Ferdinan di ruangan direktur saingannya itu. Entah kejadian apa yang menimpa mereka hingga keduanya sampai bisa saling tangis seperti itu. "Ma-maaf, Mas. Aku salah, harusnya aku minta ijin dulu buat ketemu sama Ferdi. Tapi aku pikir aku cuma perlu mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD