Chapter 14

1317 Words

Mike duduk diam di kantornya siang itu. Semalam ia menemukan rekaman yang dahulu pernah dijanjikan Ailee untuknya, dan itu membuatnya merasa sangat bersalah karena telah melewatkan momen penting tersebut. Ketika Aaron pertama kali menemukan panggilan untuknya, juga ketika si kecil pertama kali sukses berjalan. “Aaron, lihat ke kamera sayang. Ayo... kemari, datang pada Mommy.” Si kecil yang sedang sibuk dengan mainannya menoleh mendengar suara sang ibu. “Ya, begitu. Lihat ke kamera dan katakan ‘Daddy’. Daad...dy.” Si kecil itu tertawa dan mulai bergumam. “Daddaaa...,” ucapnya setengah berteriak sambil memukul mainan di tangannya pada lantai. Melihat tingkah putranya itu membuat Ailee tak dapat menahan tawa. “Daddaa ya, oke tak masalah. Sekarang katakan ‘Mommy.’ Mommy....” Aaron berhenti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD