Pagi itu seluruh mansion dikejutkan oleh teriakan panik dari seorang pelayan wanita yang berlari dari arah halaman depan. Dengan wajah pucat pelayan itu melaporkan pada orang pertama yang ditemuinya mengenai apa yang ia lihat di sana. Sementara di halaman itu, tidak seperti pelayan yang bersamanya tadi, Ailee yang biasanya memiliki rutinitas menghirup udara pagi bersama putranya kini tengah jatuh terduduk tak jauh dari sebuah mobil yang bagian dalamnya bersimbah darah. Tubuhnya gemetar sambil memeluk si kecil erat dalam dekapannya, sementara wajahnya pucat seakan darah berhenti mengalir di sana. Tangis Aaron yang memprotes karena sang ibu tak juga kunjung membawanya pergi tak dihiraukan Ailee. Matanya nyalang menatap darah yang memenuhi hampir seluruh kaca mobil bagian depan. Mobil yang

