Bagian 17

1409 Words

Arka membuka matanya perlahan. Dia menatap seorang yang ia sayangi tepat di sebelahnya sedang memeluk tubuhnya dengan erat. Senyuman di wajah Arka mengembang, dia mencium kening dan juga bibir istrinya dengan tak sabar, istrinya terlalu menggoda.   Mora yang terusik menggeliat dari tidurnya, perlahan kedua mata indah itu terbuka. "Hai, Sayang, good morning,." Lagi, Arka mengecup bibir Mora kali ini dengan sedikit lumatan yang dibalas oleh Mora.   "Hemmpt... Ehhmmp..." Hanya desahan yang keluar dari mulut Mora saat tangan nakal suaminya tak mau diam lagi menjamahi tubuhnya yang sudah polos karena kegiatan mereka semalam.   "Kaaah, sek-kohh-laah….” Arka rupanya tak menghiraukan hal itu, buktinya dia masih setia menggoda dan menciumi setiap lekuk tubuh sang istri. Suara des

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD