Author POV “BIANCA!” panggil Willy tajam. Deg Bianca terkejut dan terlonjak dengan suara Willy. Bianca menatap Willy melangkah cepat menghampirinya. Bianca melihat aura kemarahan pada wajah Willy. Bianca bingung ada apa ini, seingatnya dia tidak melakukan yang membuat Willy marah. Selama acara dia selalu disamping Willy. Kecuali saat dia ke toilet. “Kau berani bermain dibelakangku sekarang, Hah!!” bentak Willy. Benar waktu dia belum kembali dari toilet, pasti Willy mengiranya dia menemui Erick. Bianca pun mencoba menjelaskannya kepada Willy, bahwa dia hanya tak sengaja bertemu. “Will, aku tak menemuinya. Mereka memang mau ke toilet” jelas Bianca. Slast Bianca memejamkan matanya terkejut saat Willy menghempaskan ikat pinggangnya ke udara. “Kau berbohong padaku ‘kan!” bentak Willy.

