Buried Secret

1422 Words

Sebastian berdiri tegak di tengah halaman berbatu paving, entah sejak kapan. Bayangan tubuhnya membelah kegelapan, menyatu dengan puing-puing tembok yang hancur di sekelilingnya. Bau besi dari darah yang mengering bercampur debu yang masih beterbangan di udara, meninggalkan jejak pertempuran yang baru saja berlalu. Matanya tajam, menusuk ke arah Fenny dan Adrian. Ketegangan di antara mereka menggumpal, menggantung di udara seperti bom waktu yang menunggu detik terakhirnya. “Jawab aku,” suara Sebastian membelah kesunyian, berat dan penuh tuntutan. Namun, sebelum ada yang sempat berbicara, langkah-langkah cepat terdengar dari sudut tergelap halaman. Debu terangkat dalam bayangan samar, menyembunyikan sosok yang datang dengan urgensi yang tak bisa diabaikan. Peter muncul dari antara rerun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD