DUA PULUH LIMA

972 Words

Seringkali aku berharap hati ini adalah kertas, dengan begitu aku mudah untuk menghapus namamu di sana, dan tidak perlu terluka terlalu lama *** Selasa, 18 Oktober 2005. “Sepertinya Cakra dan Dini memang putus.” Itu suara Mika. Mereka masih duduk di dalam kelas. Padahal bel istirahat sudah berbunyi lima menit yang lalu. “Lihat, mereka udah nggak pernah kelihatan bareng lagi,” tambah Mika lagi saat melihat Dini keluar kelas bareng teman-temannya. Sementara Cakra sudah keluar sejak tadi. Memang beberapa hari ini terdengar kabar hubungan Dini dan Cakra berakhir. Kabar itu diperkuat dengan sikap keduanya. Mereka tak pernah terlihat lagi bersama. Bahkan bersikap seperti dua orang asing. Rumor yang berkembang, Dini memutuskan Cakra karena cowok itu mempunyai cewek lain yang disukainya. Ben

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD