Alex meraih air mineral, lalu meneguknya hingga tandas, kemudian dia mengeluarkan sebuah handuk kecil dari dalam tas untuk menyeka keringatnya yang bercucuran. Laki-laki itu baru saja selesai main futsal bersama teman-temannya. Beberapa detik setelahnya dia membuka sebuah chat dari Senja. Senja Bang, lo bisa ke alamat itu please? Tante Liana, Maminya Bintang lagi dalam bahaya. Akhirnya Alex melihat lokasi yang dikirim oleh Senja, kemudian langsung menyampirkan tas ke bahunya. "Guys, gue duluan," ujarnya ke orang-orang yang ada di situ dan langsung berlari menjauh. Motor Alex berhenti di sebuah rumah berlantai tiga, dan mengecek kembali alamat di google maps. "Titiknya sih di sini." Alex langsung turun dari motornya dan langsung masuk ke dalam, samar-samar dia mendengar suara tangis

