Ayana, Rama, Azam cilik.

2785 Words

                Rama menggendong Ayana sepanjang jalan pulang. Mendengar ocehan Ayana dan masih ada banyak hal yang harus Rama dengarkan.                 “Mas Rama... bolanya tadi belum di ambil loh....”                 Ayana teringat sesuatu, ya! Bola yang Rama layangkan padanya dan di hadang Azam. Rama menggeleng dengan pelan.                 “Udahlah, besok Abang beli lagi.” Ujar Rama, tangan kirinya sudah terlepas kaitannya dan menurunkan Ayana dari gendognanya. Dua anak itu sudah memasuki gerbang saat Ayana teringat sesuatu yang hilang.                 “Kenapa?” Rama kebingungan karena melihat mata Ayana yang berkaca kaca.                 “Jepit Rambut Ayana yang di beliin Papa ilang.....!!!” tanpa di beri aba aba, suara tangisan Ayana menjadi keras dan semakin keras. Membuat R

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD