Agni - 38

2161 Words

Flasback. Tin! Sebuah mobil mewah tiba-tiba berhenti di depan Abian. Bocah itu mengerutkan dahinya, ini bukan mobil Abimanyu, jika iya pun, ia tidak akan pernah sudi untuk masuk ke dalamnya. Seorang pria tiba-tiba keluar dari sana, menapakan sepatu mahalnya di atas jalan kerikil yang belum tersentuh aspal, pria itu berjalan ke arah Abian sambil merapatkan jas mahalnya yang mungkin bisa membiayai makan seluruh warga desa satu hari penuh. Namun Abian tak peduli, memilih mengabaikannya dengan terus melangkah, baginya orang itu sama saja. Tidak ada bedanya. “Kamu ingin bukti-bukti tentang kecelakaan Ayahmu? Saya bisa memberikannya.” Abian menghentikan langkahnya, memutar badannya hingga bisa melihat pria paruh baya itu. Ditatapnya dengan sinis, rasanya sudah tidak ada alasan lagi baginya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD