Agni - 39

1995 Words

“Apa ibu bahagia kalo hidup sama Abian dan adek saja?” Abian menatap Agni dengan mata bulatnya, menunggu jawaban sang Ibu yang dapat membuatnya menjadi pasti. Namun, ketika Ibunya hanya tersenyum sambil mengelus rambutnya. Anak laki-laki itu tahu bahwa sangat tak mudah untuk Agni menjawab pertanyaa ini. Ibunya mencintai Abimanyu. Dan, kata Arman dulu. Jika dua orang saling mencintai, tidak boleh dipisahkan. “Bian udah makan?” tanya Agni membuat Abian menggeleng. Ia tahu bahwa sang ibu mengalihkan pembicaraan mereka namun entah mengapa Ia lebih suka ketika Agni tak menjawab pertanyaannya. Abian juga takut jika hal itu benar-benar terjadi. Bagaimana pun kini, ada bagian dari keluarga itu di tubuh Ibunya. “Makan dulu ya? Ibu udah masak Ayam goreng untuk Bian.” Abian mengangguk kemudian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD