Agni - 34

2029 Words

Clek! “Engh? Mas Abi?” Agni mengusap matanya ketika merasa melihat ada seseorang yang keluar dari kamar rawatnya. Matanya mengerjap beberapa kali namun tidak menemukan siapapun berada disini. Mungkin saja tadi Abimanyu yang baru keluar dari kamarnya. Wanita itu tidak tahu sekarang sudah pukul berapa, namun yang pasti hari sudah gelap. Jendela kamarnya sudah ditutup dan lampu kamarnya sudah di nyalakan. Terlalu lama tidur membuat tenggorakan wanita itu terasa kering. Perlahan, Agni menggerakan tubuhnya, ia bersyukur rasa sakit itu sudah tak ada lagi. Dengan ini mungkin ia bisa segera pulang besok.  Agni mengambil gelas yang berisi air diatas nakas, untung keberadaanya persis disamping kasurnya. Setelah berhasil menghabisi satu gelas air, wanita itu masih merasa kurang. Entah mengapa su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD